Kembali lagi nih, bersama ane, setelah beberapa hari nggak
update karena kesibukan saya yang menumpuk (terutama karena jam tidur yang
berlebihan :b) akhirnya kita mulai update info game lagi.
OK folks, kali ini kita akan membahas tentang game yang
tentu sudah sangat tidak asing lagi oleh para maniak gamer di Indonesia, dan
bahkan di dunia. HITMAN !
Game yang dibuat menjadi film pada tahun ….. yang diperankan
oleh Timothy Oliphant ini merupakan game bertema stealth yang dimana kita
menjalankan misinya kita dituntut untuk disguised dengan environment yang ada,
alias NGGAK BOLEH KETAHUAN !
Yups, itulah yang menjadi keunikan dari game ini yang
membuat para gamer mulai tertarik untuk memainkannya setelah game dengan genre
serupa berhasil meledak di pasaran…
Apa kalian tahu game apa yang dimaksud ??? cluenya adalah,
game ini dikembangkan oleh developer terkenal
asal Jepang, Konami. Dan sang masterpiece kreator dari game ini adalah
tidak lain dan tidak bukan adalah Hideo Kojima…
Yak, METAL GEAR SOLID ! 100 buat kalian ! :)
Kembali ke Hitman. Setelah sukses dengan seri Blood Money, kali ini IO Interactive resmi
merilis seri terbarunya, Hitman Absolution ke pasaran. Di game Hitman
Absolution ini, developer menyajikan sesuatu yang berbeda dari seri sebelumnya.
Dalam Blood Money, nuansa assassin begitu terasa kental. Namun, dalam seri
absolution lebih difokuskan kepada plot cerita. Mungkin inilah yang menyebabkan
fans Hitman sedikit agak kecewa.
Kita akan berperan sebagai sang agen legendaris, Agent 47. Kita akan dibawa dalam setiap
misi yang tentunya menegangkan dan benar-benar thrilling. Salah satu kunci
sukses dalam setiap misi adalah disguising atau penyamaran yang kita lakukan.
Which mean, game ini sangat tidak disarankan untuk yang suka massive slaughter
dengan perang terbuka .
![]() | |||
| kau bisa lari, tapi kau tak bisa sembunyi ! |
Agent 47 memiliki skill baru, yaitu Instinct.
Dengan mengaktifkan Instinct, kita akan bisa melihat posisi lawan,
pergerakan lawan hendak kemana dan mencari benda-benda yang bisa kita gunakan.
Instinct mode ini sangat mempermudah gameplay, karena kita tidak
lagi buta dalam menjelajah lokasi.
Pada Instinct Mode, kita juga bisa menggunakan Point
Shooting, dimana kita memilih beberapa target sekaligus dan kemudian
mengeksekusi mereka dengan satu perintah secara otomatis, tanpa perlu kita
melakukan tembak-tembakan manual.
Satu hal yang unik dalam game ini adalah dalam sistem
penyamarannya. Ketika agent 47 sedang
menyamar menjadi seseorang, maka ia tidak akan dikenali oleh orang yang
berkostum beda dengannya. Namun hal ini tidak akan berlaku apabila dalam satu environment memiliki baju yang seragam
dengan kita. Kita tidak boleh terlalu lama berada dalam lingkungan tersebut
karena kita bisa dikenali dengan mudah dan tentunya kita tidak mau hal itu
sampai terjadi bukan?
Dan ini adalah hal yang paling mengesalkan menurut saya.
Dalam Hitman Absolution tidak ada fitur save, melainkan sistem checkpoint.
Otomatis kita tidak bisa men-save progress sesuai dengan apa yang kita
inginkan. Yak, menyebalkan menurut saya karena apabila kita dead di tempat yang jauh dari
checkpoint, maka tentunya kita akan kembali ke tempat dimana checkpoint itu
berada !
Intinya, dari semua kekurangan yang terdapat di Hitman
Absolution ini game ini masih layak untuk dimainkan. Dan tentunya fans berharap
agar game Hitman ini bisa diperbaiki keurangannya pada seri-seri selanjutnya
agar game ini tidak terlupakan karena bagaiamanapun, Hitman adalah termasuk
game terbaik di genrenya.







